Museum Monumen Pers Nasional

Tiket

-

Jam Buka

09.00 - 16.00 WIB

Lokasi

Solo, Jawa Tengah

Monument Pers Nasional diresmikan oleh Presiden Rl Jenderal Soeharto pada tanggal 9 Februari 1978 sebagai peringatan perjuangan pers di Indonesia.

Menteri Penerangan kala itu Letjen Ali Murtopo dengan bantuan Asosiasi lmportir Film Eropa Amerika memugar ‘Sociteit’ menjadi bangunan Monumen Pers Nasional dikelola oleh Yayasan yang menginduk pada Direktorat Jenderal Pembinaan Pers dan Grafika Departemen Penerangan Republik Indonesia.

Tahun 1999 Departemen Penerangan dilikuidasi, namun sebagai lembaga yang melayani masyarakat akan kebutuhan informasi dan data yangberkaitan dengan media informasi dan komunikasi, Monumen Pers Nasional berupaya tetap melaksanakan tugas pokok dan fungsi seraya mempertahankan eksistensinya.

Pasca likuidasi Deppen awalnya Monumen Pers Nasional akan bergabung dengan Kanwil Deppen JAwa Tengah agar menjadi salah satu instansi Pemda Tingkat I Jateng. Keinginan tersebut dapat diterima bahkan saat itu sudah diadakan pendataan untuk pengalihan asset phisik maupun personal kepegawaiannya.

Awal Mei 2000 upaya penggabungan dengan ex Deppen untuk masuk Pemda Tk. I Jawa Tengah dihentikan. Kemudian Monumen Pers Nasional berupaya masuk kedalam Badan lnformasi dan Komunikasi (BIKN) pengganti Deppen Rl, berdasarkan Kepres No. 153 Tahun 1999 tertanggal 7 Desember.

Upaya untuk mewujudkan Monumen Pers Nasional sebagai Unit Pelaksana Teknis dari lembaga baru pengganti Deppen terus menerus dilakukan baik berupa konsep pembahasan, konsultasi dengan tim kelembagaan di Jakarta, seraya mengadakan pembinaan kinerja. Walaupun menghadapi berbagai tentangan, ganjalan dan hambatan dari berbagai pihak. Upaya konsultasi, koordinasi dengan tim kelembagaan maupun Pimpinan Lembaga lnformasi Nasional di Jakarta terus dilakukan. Upaya ini Allhamdulilah memperoleh tanggapan positif bahwa secara intensif akan terus diperjuangkan Monumen Pers Nasional sebagai UPT LIN.

Sejak 23 Januari 2001 Monumen Pers Nasional dialihkan kepada Lembaga lnformasi Nasional berdasarkan Keppres Rl No.16/tanggal 23 Januari 2001. Berdasarkan keputusan Kepala LIN No.38/SK/LIN/2001 Pasal 287 ayat 1 e, disebutkan bahwa : Unit Pelaksana Teknis yang berada dilingkungan LIN adalah Monumen Pers Nasional di Surakarta.

Setelah lebih dari 3 tahun menunggu kepastian akhirnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara menyetujui Monimen Pers Nasional sebagai satu UPT LIN berdasarkan SK Menpan 151/M.PAN/6.2002 tanggal 6 Juni 2002 tentang organisasi dan tatakerja dilingkungan Lembaga lnformasi Nasional. Koleksi yang tersimpan di monumen pers antara lain surat- surat kabar mulai terbitan tahun 1950-sekarang, mesin Tik untuk tokoh Pers pada waktu itu, radio Kambing, mikro Film, mesin tik Jenderal Sudirman, baju Wartawan Hendro Subroto, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *